1 Desember 2022
Google search engine
BerandaNTBIKM Konsisten Produksi 100 Liter Minyak Kelapa Per Hari , Solusi Pertumbuhan...

IKM Konsisten Produksi 100 Liter Minyak Kelapa Per Hari , Solusi Pertumbuhan Ekonomi NTB

Mataram, pelitanews – Provinsi NTB merupakan salah satu provinsi dengan kekayaan komoditas yang beragam. Salah satu kekayaan komoditas tersebut adalah tanaman Kelapa. siapa yang tidak kenal dengan manfaat kelapa, dari mulai akar sampai buah dapat akar dapat dimanfaatkan. Pramuka Indonesia bahkan menjadikan buah kelapa sebagai simbol organisasinya. Sepertinya kelapa merupakan salah satu mahluk Tuhan yang paling bermanfaat di atas muka bumi.

Mengoptimalkan potensi kelapa telah dilakukan dari jaman dahulu kala di Indonesia, khususnya di NTB. Mengolah semua elemen kelapa menjadi sesuatu yang bermanfaat adalah ciri khas Negeri Seribu Masjid ini. Salah satu yang paling populer adalah olahan kelapa menjadi minyak kelapa yang dulu dikenal dengan nama “minyak jelengan”. Dalam konteks pembangunan daerah saat ini, dengan jargon industrialisasi NTB, pengolahan minyak kelapa produksi lokal NTB kembali digerakkan. Mengangkat potensi lokal menjadi triger ekonomi untuk pemberdayaan masyarakat NTB.

Adalah program JPS NTB Gemilang Tahun 2020 yang menjadi awal kebangkitan kembali industri minyak kelapa NTB yang sempat mati suri. Program JPS NTB Gemilang yang menjadi stimulus pertumbuhan ekonomi dalam pandemi COVID-19 diarahkan pada pemberdayaan ekonomi lokal dengan memberikan kesempatan kepada UMKM untuk mengolah komoditas NTB untuk menjadi produk barang tertentu. Dalam momen inilah, para pelaku industri minyak kelapa NTB mendapatkan angin segar untuk kembali berproduksi dan mulai mendapatkan tempat di tengah masyarakat NTB.

Di awal tahun 2022 ini, ditengah pandemi COVID-19, negeri ini dilanda kelangkaan minyak sawit. Jelas ini musibah untuk banyak pihak. Namun, bukan NTB namanya, jika tidak mampu mengolah musibah menjadi berkah. Stimulus industri minyak kelapa yang telah diinisiasi sejak tahun 2020 mulai mendapatkan tempat untuk mengisi kekosongan pasar minyak sawit dengan minyak kelapa produksi NTB. Narasi ini tentu bukan hipotesis belaka. Kunjungan kerja tim PPID Disperin NTB ke M. Zaini, owner IKM Minyak Kelapa Nadimu – Lotim dan IKM BKR Masa Depan – Lotim, binaan Majerun Inke, kurang lebih memberikan gambaran akan peluang tersebut.

“Sangat berdampak dengan kelangkaan minyak sawit, banyak yang menghubungi untuk memesan produk kami.” Ungkap zaini, owner Nadimu yang ditemui di Rumah Produksinya pada hari Kamis, 17 Maret 2022.

“Kami juga belajar dari JPS Gemilang sekaligus membangun IKM Minyak Kelapa, bersyukur sekali bisa diikutkan, kini kami tetap konsisten berproduksi memenuhi kebutuhan pasar, sekaligus memberdayakan masyarakat sekitar.” Ungkap Reza pemilik IKM Bina Keluarga Remaja Lendang Nangka.

Support Dinas Perindustrian selaku OPD yang mengampu program Industrialisasi juga berbenah untuk membina IKM IKM tersebut. Dengan pembinaan yang terus berlanjut diharapkan IKM Minyak Kelapa akan menjadi pengganti Minyak Sawit.

“Kami rasakan dampak pembinaan dari Disperin NTB. Dari kemudahan produksi yang diberikan hingga fasilitasi izin untuk produk kami. Hingga kini kami mampu produksi 100 liter perharinya” Imbuh Reza.

IKM Nadimu dan IKM Bina Keluarga Remaja menjadi bukti bahwa IKM Minyak Kelapa masih terus hadir di tengah tengah masyarakat Nusa Tenggara Barat. Pemasaran produk secara online dan offline terus digencarkan. Minyak Kelapa IKM NTB dijajakan mulai dari harga Rp. 15.000 hingga 50.000 dengan ukuran yang berbeda beda tentunya dengan perizinan yang lengkap. Tanggal 18-20 Maret ini, mereka akan hadir di stand bazar UMKM dalam rangka menyambut Event MotoGP Mandalika 2022.

Mengolah musibah menjadi berkah. Menjadi warisan budaya masa lalu dari NTB. Ditengah kelangkaan minyak sawit di NTB, tentu peluang menjadikan minyak kelapa produksi NTB tentunya sangat terbuka. Banyak hal yang harus terus dipersiapkan dalam menyambut peluang tersebut, dan untuk itulah seluruh pihak harus terus berkolaborasi mengoptimalkan peluang tersebut menjadi sebuah aksi untuk mendukung pembangunan di NTB. Hal in sekaligus menjadi bukti bahwa industrialisasi NTB masih on the track sebagai salah satu triger pertumbuhan ekonomi di NTB. Dari minyak kita belajar, bahwa setiap masalah harus dilihat sebagai sebuah peluang untuk membangun masa depan yang labih baik. Dari minyak kelapa NTB, kita bersama,membangun NTB Gemilang. (np/perin)

Foto Minyak Kelapa Produksi IKM Masa Depan dan IKM Nadimu.

BERITA TERKAIT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

BERITA Popular

Recent Comments

error: Content is protected !!