6 Desember 2022
Google search engine
BerandaNTBBahan Baku Ternak Melimpah, Disperin Akan Kembangkan IKM Penyamakan Kulit di NTB

Bahan Baku Ternak Melimpah, Disperin Akan Kembangkan IKM Penyamakan Kulit di NTB

Mataram, pelitanews – Provinsi NTB ini ibarat tanah surga. Potensi alam yang berlimpah, tanah yang subur dan penduduk yang ramah menjadi keunggulan provinsi ini. Mengolah potensi tersebut dan menjadikannya nilai tambah yang memiliki daya saing jelas harus dioptimalkan. Oleh seluruh pihak, tentu saja. Beragam strategi digesa dan berbagai program digelontorkan untuk mengelola potensi NTB agar visi menjadi NTB Gemilang dapat segera tercapai.

Salah satu potensi terbesar NTB adalah sektor peternakan. Tanah yang luas khususnya di Pulau Sumbawa dan kultur masyarakat yang menjadikan ternak sebagai salah satu mata pencaharian menjadikan sektor ini sangat menarik untuk dikelola dan digarap dengan serius. Dalam konteks industri, menjadikan ternak sebagai salah satu strategi tumbuh kembang IKM NTB jelas harus menjadi pilihan serius. Sektor peternakan, khususnya sapi dan kuda adalah keseharian masyarakat NTB, tidak hanya untuk diambil daging mentahnya. Lebiih jauh, inisiasi untuk menghasilkan produk turunan dari olahan ternak merupakan tantangan tersendiri yang harus dioptimalkan. Dan salah satu potensi yang saat ini sedang menjadi trending topik di sektor olahan industri adalah pengembangan industri penyamakan kulit.

Industri penyamakan kulit merupakan salah satu sektor industri yang sedang digagas di NTB. Beberapa IKM di wilayah Bima dan sekitarnya, telah menginisiasi industri penyamakan kulit dalam skala kecil. Peningkatan kapasitas pelaku industri dan upaya untuk membangun kolaborasi industri kulit dengan pelaku industri kreatif lainnya menjadi fokus utama, selain tentu saja memperbanyak jumlah pelaku industri penyamakan kulit di NTB.

Berangkat dari pemahaman tersebut, dalam rangka kunjungan kerja Kepala Dinas Perindustrian Provinsi NTB ke Provinsi Jawa Timur, bersama tim Disperin NTB, melakukan kunjungan ke UPT Penyamakan Kulit di wilayah Magetan – Jawa Timur dan diterima oleh Kepala UPT Penyamakan Kulit, Muh. Hamid Pelu, SE., M.Ak. Dalam penjelasannya, Kepala UPT Penyamakan Kulit menyampaikan industri penyamakan kulit di Magetan sudah ada sejak 1830 dan terus berkembang sampai saat ini. Eksistensi industri penyamakan kulit di Mageran telah menghasilkan 35 sentra industri penyamakan kulit di wilayah Kabupaten Magetan, yang keseluruhannya dibina oleh UPT Penyamakan Kulit Kabupaten Magetan.

Kunjungan tim Disperin NTB untuk melihat langsung proses penyamakan kulit di sentra industri kulit Magetan ini jelas memberikan nilai tambah yang luar biasa. Banyak hal dan pemahaman baru yang didapatkan tim Disperin dalam mendorong pengembangan industri penyamakan kulit di NTB nantinya. Beragam proses produksi hulu hilir sampai ke proses pengolahan kulit yang sudah disamak untuk menjadi produk setengah jadi menjadi perhatian utama. Tentu saja, seluruh pengetahuan dan pemahaman baru tersebut akan menjadi kerangka pikir dalam merancang program dan kegiatan untuk meningkatkan eksistensi industri penyamakan kulit di NTB kedepan.

Semangat untuk terus mengembangkan IKM NTB membawa tim Disperin NTB belajar sampai ke Provinsi Jawa Timur. Belajar hal baru, di sektor industri penyamakan kulit untuk kemudian diterapkan di NTB diharapkan akan menjadi pemicu dalam mendorong tumbuh kembangnya IKM penyamakan kulit di NTB nantinya. Potensi bahan baku ternak yang melimpah menjadi salah satu faktor bahwa industri penyamakan kulit dapat menjadi salah satu industri unggulan di NTB. Pengembangan produk kulit untuk menjadi beragam produk kreatif lainnya tentu dapat menjadi peluang wirausaha masa depan yang dapat digagas di NTB.

Dari kulit, kita belajar, bahwa dengan semangat bersama, semua pasti bisa. Bergerak bersama, menuju NTB Gemilang.

Sumber : Disperin NTB
Editor : PelitaNews

BERITA TERKAIT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

BERITA Popular

Recent Comments

error: Content is protected !!